Cara menjadi penghafal quran

//

Ingin suskes jedi penghafal Quran bukanlah hal yang sulit, ada beberapa hal yang mesti para penghafal Quran lalui. Agar hafalannya dapat mudah di lakukan dan istiqomah dalam menghafalkannya. Beberapa tips tersbut dapat di lakukan untuk kalian yang memiliki kesibukan sekalipun.

Langkah pertama :

Rahasia pertama dalam menghafalakan Quran adalah menanamkan kerinduan, kecintaan dan keinginan yang menyala nyala. Rindu untuk membaca Quran. Rindu untuk mengingat Robnya . Rindu untuk menghafalkan ayat ayat Al-Quran.

Cita cita kita adalah Al-Quran. Sahabat kita adalah Al-Quran, taman perjalanan kita adalah Al-Quran . Teman akrab kita adalah Al-Quran . Dan yang menjadi petunjuk kita adalah Al Quran pemberi syafaat pada hari kiamat.

Langkah Kedua :

Memupuk Iklas, Tawakal dan perbanyak Doa. Yang terpenting dalam memulai menghafal Quran adalah memperbaiki niat. Untuk apa kita menghafal Quran? Mengapa saya menghafal Quran? Apakah saya menghafal Quran untuk mencari balasan dan pahala dari Allah.  Atau menghafal Quran agar dilihat oleh manusia agar saya di sebut sebagai seorang hafizh hafizah? Atau sekedar mencari popularitas.

Dalam sebuah hadits Qudsi, Rabb semesta Alam berfirman : Aku adalah dzat yang tidak membutuhkan sekutu. Barang siapa yang beramal dengan satu amalan yang dia menyekutukan aku di dalamnya, maka aku akan meninggalkannya dan juga sekutunya” (HR.Muslim)

Persoalan niat ini menjadi penting sekali , betapa banyak orang-orang yang beribadah selama bertahun tahun namun ibadahnya tidak di terima oleh Allah. Terlebih menjadi penghafal Al Quran, jika niat kita lillah karna Allah maka akan mendapatkan balasan yang besar tetapi jika niatnya karena manusia maka bukan balasan kebaikan yang kita dapatkan namun malah siksaan yang kita terima. Jadi untuk para calon hafizh /hafizhah ada baiknya kita luruskan niat terlebih dahulu sebelum menghafalkan Quran.

Langkah ketiga

Langkah ketiga ialah jangan banyak beralasan. Menghafal Al-Qur’an adalah tanggung jawan kita sendiri. Yang harus di lakukan jika ingin menjadi penghafal Quran yaitu buanglah beberapa hal yang ada di dalam pikiran kita seperti ,

saya tidak mampu menghafal Quran karena sudah tua”, “Kedua orang tua tida memotivasiku untuk menhgafal sewaktu kecil”,” Di desa tidak ada halaqoh untuk menghafal Quran”, “saya belum belajar tentang metode yang benar” , “Saya merasa sibuk” , “Saya tidak punya waktu”, “Saya akan menghafal jika saya sudah mapan”

Intinya hentikan banyak berlasan , menghafal Quran adalah tanggung jawab anda sendiri. Bukan orang lain, atau menunggu moment yang tepat.

Pentingnya Mencari Guru

Pertama, memilih guru harus yang memiliki akhlak yang baik karena mendapatkan kebaikan perilaku (akhlak) serta adab dari seorang guru. Ketiga, mencari guru yang mempunyai kompetensi. Hendaknya seorang murid jika memungkinkan, memilih guru yang memiliki kompetensi atau memiliki kapabilitas secara baik. Guru itu harus diketahui benar-benar mempunyai rasa belas kasih, nampak kewibawaannya, diketahui kebaikan, kesederhanaanya, dikenal keterjagaannya, paling baik pengajarannya dan paling bagus dalam memahamkan ilmu.

Kedua, murid harus wara’. Seorang murid tidak menginginkan penambahan ilmu tatkala kurang teguh dalam bersikap wara’ atau beragama, atau tidak memiliki tingkah laku yang baik. Sebagian ulama Salaf mengatakan: “Ilmu ini adalah agama, maka lihatlah dari siapa kalian mengambil agama kalian”.

Ketiga, jangan menimba ilmu dari guru karena popularitas guru. Hindari menimba ilmu karena popularitas guru dan meninggalkan orang ahli ilmu yang tidak populer.

Imam Ghazali menilai tindakan tersebut termasuk dari kesombongan terhadap ilmu, dan menjadikannya sebagai tindakan dungu karena hikmah itu adalah sebuah barang yang hilang milik orang beriman, dia memungutnya di manapun ia menemukannya, memanfaatkannya dimanapun dia meraihnya, dan dia menyandarkan karunia kepada siapa yang membawanya kepadanya. Penimba ilmu berlari dari jeratan kebodohan sebagaimana dia berlari dari terkaman singa, dan orang yang berlari dari terkaman singa tidak menolak arahan siapa pun yang mengarahkannya agar bisa selamat.

Jadi memilih guru adalah hal yang penting dalam muntutu ilmu termasuk dalam menjadi penghafal Quran. Karena dalam menghafalkan Quran pasti terdapat Lahn atau kesalahan baij Jahr (terihat jelas) atau tidak.

Memilih Tempat Menghafal

Memilih tempat menghafal Quran adalah langkang pentinh untuk meperdekat dengan Quran. Selain memilih guru yang tepat. Hal lain yang lebih penting adalah tempat atau majelis yang akan kita gunakan. Beberapa hal yang dapat kita maksimalkan adalah pondok pesantren, rumah tahfidz, rumah quran, kelompok belajar al quran,  mapun tempat belajar quran lainnya. Makan jika kita telah memiliki wadah yang tepat, Insya allah jalannya akan di mudahkan menjadi hafizh

Kesimpulannya, mulai dari niat dari dalam hati saat memuli menghafal Quran adalah hal dasar yang sangat penting , dan terakhir setelah melurukan niat karena Allah adalah memilih guru dan tempat menghafal yang tepat seperti rumah tahfidz.

Leave a Comment